Sabtu, September 06, 2008

Undangan Interview ke Doha

Perjalanan abang menuju Qatar cukup lama dan melelahkan, karena dari satu proses ke proses selanjutnya mesti nunggu waktu berbulan-bulan. Penantian yang paling lama adalah setelah interview by phone. Tadinya abang pikir, hasil interviewnya gagal jadi ya kudu nyari-nyari jalan lain menuju Qatar. Sambil terus berdo’a dan berharap kepada Allah di waktu-waktu mustajab agar ditakdirkan bekerja di tempat yang lebih baik dan berkah.

Delapan bulan setelah interview by phone, abang pergi ke warnet langganan, maklum belum punya speedy. Malam itu seperti biasa selain cari-cari info juga buka email. Saat buka inbox, Abang sangat terkejut membaca subject : Site interview in Doha for Abang. Duh, mulai dag dig dug…ukh….Segera abang buka emailnya dan ternyata isinya undangan untuk site interview ke Doha. Hah !!!, ke Doha !!!???, Alhamdulillah….terima kasih ya Allah, Kau dengar do’aku… Dengan hati yang senang abang langsung SMS ke dede (istri tersayang) kalo abang bakal keluar negri gratis…(sedikit ndeso, wong belum pernah ke luar negri eee…).

Setelah membaca lagi berulang-ulang email itu, akhirnya abang yakin bahwa memang mereka akan mengundang abang untuk site interview di Doha dengan 3 agenda utama yaitu interview dengan HR, interview dengan calon bos dan medical test. Di email itu tercantum secara singkat berapa range gaji dan benefit yang akan abang terima jika bergabung dengan mereka. HR juga meminta agar abang membuat pernyataan setuju dengan range gaji yang mereka tawarkan. Diakhir email itu HR juga meminta agar abang jangan lupa bawa surat2 resmi yang asli seperti ijasah, surat pengalaman kerja, surat nikah dan akte lahir anak beserta lembar terjemahan dari penerjemah tersumpah. Mereka akan meminta semua copy surat2 itu sebagai file mereka.

Abang segera balas emailnya dan memberitahukan tanggal kepastian keberangkatan dan bandara terdekat untuk preparasi tiketnya. Sekitar tiga pekan setelah itu, visit visa dan e-tiket sudah abang terima via email. Sepekan kemudian abang berangkat ke Doha.

Tidak ada komentar: