Sabtu, September 06, 2008

Persiapan Interview ke Doha

Setelah mendapat undangan site interview di Doha, abang segera mempersiapkan apa-apa yang dianggap perlu. Selain dokumen yang diminta HR, juga paspor, visit visa, e-ticket dan buku sakti : Kamus. Khusus visit visa dan e-ticket tinggal print dari email terdahulu. Tata cara berangkat ke Qatar termasuk mudah, dengan hanya selembar e-ticket, visa dan paspor kita sudah bisa boarding. Bahkan terkadang print out visa ga ditanya karena saat boarding dan di imigrasi bisa diliat secara online dari website Pemerintah Qatar. Tapi biar ga jadi masalah, abang bawa aja semuanya.

Beberapa hari sebelum berangkat, abang telpon ke perwakilan Qatar Airways untuk confirm tiket. Duh.., tuh nomor susah banget masuknya. Mungkin terlalu banyak yang online pikir abang.

Persiapan lain adalah cari tau semua info mengenai Qatar. Melalui website abang dapat info banyak di http://www.tentangqatar.com/ (terima kasih Pak Syarif atas tentangqatar nya), Melalui teman sekolah, teman kuliah, dan teman main yang sudah di Qatar juga banyak info yang didapat (terima kasih semuanya). Yang jelas dengan semua info yang ada abang ga merasa terlalu susah dan asing saat nanti berada di Qatar.

Perlu juga persiapan pulsa minimal 100 rb, karena tarif sms dari Qatar ke Indonesia (dengan nomor Indonesia) cukup mahal, Besarnya tarif beragam, tergantung penyedia jasa komunikasinya, ada yang 5000 rupiah, ada juga yang hanya 2500 rupiah per SMS. Uang cash juga perlu (untuk jalan-jalan dan oleh-oleh keluarga), kalo bisa jangan rupiah, karena di Doha International Airport ga ada money changer yang mau beli rupiah. Mendingan bawa Dolar atau Qatar Riyal dari Indonesia.

Setelah selesai semua persiapan diatas, abang sudah bisa tenang sampai waktu keberangkatan sambil terus berdo’a dan minta do’a dari orang-orang terdekat agar sukses dalam interview ini.

Tidak ada komentar: